Ahok Belajar Menata Kota dari Risma

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan belajar dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam menata kota, khususnya persoalan trotoar. Ahok mengakui, kondisi trotoar di Surabaya jauh lebih baik dibanding yang ada di Jakarta.

Ahok menyebutkan perjalanan Risma dalam membenahi Kota Surabaya tidak memakan waktu yang singkat, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan kinerjanya yang baru beberapa tahun memimpin DKI Jakarta. Setidaknya sudah sepuluh tahun Risma turut terlibat dalam pembenahan di Surabaya.

Ahok menuturkan, sebelum menjadi Wali Kota Surabaya, Risma pernah menjabat Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya. Lalu ia menjabat Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya (Bappeko) hingga 2010. Karier Risma dimulai saat ia menjadi pegawai negeri sipil (PNS) Kota Surabaya pada 1990-an.

Meski begitu, Ahok menolak disebut pembenahan trotoar di Jakarta butuh dua periode kepemimpinannya. Ia berkeyakinan, hingga habis masa jabatannya pada Oktober 2017, sudah ada perkembangan dari rencana pembenahan di Jakarta.

Ahok menuturkan akan terus berupaya membereskan trotoar di Jakarta, yang total panjangnya mencapai 2.700 kilometer. Angka itu, kata Ahok, setara dengan dua kali jarak jalan Jakarta-Surabaya. “Jarak Jakarta-Surabaya kira-kira 1.300 kilometer, kan? Memang ada masalah (dengan) trotoar kita. Tinggal kita bereskan,” ucap Ahok.

Dikutip dari berita Tempo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s